Search for collections on STPMD APMD Repository

Kapasitas Pemerintah Desa dalam Mitigasi Bencana Gunung Merapi (di Kalurahan Harjobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta)

Safitri, Fika Nuraini (2022) Kapasitas Pemerintah Desa dalam Mitigasi Bencana Gunung Merapi (di Kalurahan Harjobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta). Sarjana thesis, SEKOLAH TINGGI PEMBANGUNAN MASYARAKAT DESA STPMD "APMD".

[img]
Preview
Text
16520111 Fika Nuraini safitri-ok.pdf

Download (15MB) | Preview

Abstract

Gunung Merapi merupakan gunung teraktif di Indonesia dan memiliki siklus erupsi tahunan. Salah satu kalurahan yang termasuk dalam zona bahaya Gunung Merapi adalah Kalurahan Harjobinangun. Kalurahan Harjobinangun berada dalam radius 11 km bahaya Merapi. Karena Merapi memiliki siklus erupsi tahunan dan erupsinya tidak dapat di prediksi besar kecil atau sejauh mana kemungkinan dampak letusan tersebut, maka Kalurahan Harjobinangun tidak bisa mengabaikan kemungkinan terkena ancaman yang besar walaupun tahun-tahun sebelumnya dampak yang didapat tidak sebesar di kalurahan lain. Masyarakat Kaluraahn Harjobinangun harus tanggap, tagas dan tanggguh dalam menghadapi bencana. Namun yang menjadi masalah di Kalurahan Harjobinangun yaitu kurangnya perhatian kusus pada penanggulangan bencana erupsi Gunung Merapi. Informasi dan juga sosialisasi belum sepenuhnya tersebar merata ke seluruh lapisan masyarakat. Kondisi ini kemudian membuat peneliti mengambil judul Kapasitas Pemerintah Desa dalam Mitigasi Bencana Gunung Merapi. Dengan rumusan masalah bagaimana kapasita pemerintah desa dalam mitigasi bencana Gunung Merapi di Kalurahan Harjobinangun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas pemerintah desa dalam mitigasi bencana Gunung Merapi. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, langsung ke sumber data. Penentuan informan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive, dimana informan telah ditentukan oleh peneliti sebelum penelitian dilaksanakan dengan jumlah informan sebanyak 6 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah penggumpulan data, identifikasi data, intepretasi data dan kesimpulan dari hasil penelitian. Hasil penelitian tentang kapasitas pemerintah desa dalam mitigasi bencana Gunung Merapi di kalurahan Harjobinangun sudah baik atau cukup. Karena keterbatasan sdm dari para aparatur kalurahan mengenai pengetahuan mitigasi bencana dan tidak semua aparatur desa memiliki pendidikan atau kemampuan dalam mitigasi bencana, maka pemerintah berupaya menjalin kerjasama dengan pihak luar untuk membantu pemerintah kalurahan dalam pengembangan desa tangguh bencana. Seperti dalam sosialisasi atau simulasi mengenai mitigasi bencana mendatangkan narasumber dari BPBD. Karena informasi yang diberikan tidak tersebar merata, maka dalam mencegah bencana Merapi sebagian masyarakat mencari informasi sendiri melalui media digital. Penyebaran informasi mengenai mitigasi bencana Gunung Merapi bisa bisa tersebar merata apabila seluruh elemen yang ada bersinergi dalam mengantisipasi bencana tersebut dan tidak menunggu bencana itu dating baru bergerak.

Item Type: Skripsi dan Thesis (Sarjana)
Additional Information: 16520111
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
Q Science > QE Geology
Depositing User: Mr okie fajaruddin
Date Deposited: 23 Dec 2022 06:21
Last Modified: 23 Dec 2022 06:21
URI: http://repo.apmd.ac.id/id/eprint/1886

Actions (login required)

View Item View Item