Search for collections on STPMD APMD Repository

Tanggapan Masyarakat Terhadap Isu Papua Merdeka di Papua Barat(Penelitian Deskriptif Kualitatif di Manokwari Provinsi Papua Barat)

Imanuel Mely, Weya (2016) Tanggapan Masyarakat Terhadap Isu Papua Merdeka di Papua Barat(Penelitian Deskriptif Kualitatif di Manokwari Provinsi Papua Barat). [Experiment]

[img]
Preview
Text
491-IP-X-2016-IMANUEL MELY WEYA-10522372_B.pdf

Download (549kB) | Preview

Abstract

Pandangan Masyarakat Asli Papua yang menganggap bukan dari budaya Masyarakat Indonesia Masyarakat Papua secara fisik maupun sosial menganggap berbeda dari masyarakat Indonesia di daerah-daerah lain. Jika mayoritas orang Indonesia tergolong rumpun Melayu yang berasal dari Yunan Kamboja, maka secara fisik orang Papua adalah rumpun Melanesia ras Negroid di Pasifik. Demikian pula, secara sosial orang Papua merasa memiliki pandangan dan cara hidup tersendiri yang sangat berbeda dari mayoritas rakyat Indonesia di provinsiprovinsi lain. Orang Papua memiliki otoritas yang bersifat khas dalam mengatur, mengembangkan kebutuhan, dan menyelesaikan masalah berdasarkan hukum adat yang membebani hak dan kewajiban adat pada para individunya, sehingga sulit untuk bertemu dalam suatu Negara Kesatuan RI. Bahwa isu Papua merdeka sudah tidak terbendung lagi, hal ini benar-benar di bahas oleh 7 negara yang mengangkat isu pelanggaran HAM yang terjadi di Papua Barat di Sidang Dewan HAM PBB di New York pada tanggal 22 juni 2016. Keenam negara itu yakni Antara lain, Vanuatu, Solomon Islands, Tonga, Palau ,Kepulauan Marshall, Nauru dan Tuvalu. Jadi isu papua merdeka sekarang ni sudah dibahas di level internasional. Berdasarkan hal diatas penulis mengambil judul skripsi yang berjudul Tanggapan Masyarakat Terhadap Isu Papua Merdeka di Papua Barat (Studi Penelitian di Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat). Jenis penelitian ialah deskriptif kualitatif dengan jumlah informan sebanyak 6 orang. Subjek penelitian ini terdiri dari Tokoh Agama, Ketua Adat, Mahasiswa dan Masyarakat. Lokasi Penelitian di Kabupaten Manokwari. Penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling, yaitu metode penetapan sampel dengan memilih beberapa sempel tertentu yang di nilai dengan sesui dengan tujuan atau masalah penelitian dalam sebuah populasi.(Nursalam:2008) Bahwa tanggapan masyarakat terhadap isu Papua merdeka adalah masyarakat Papua ingin merdeka karena banyak ketidakadilan dan ketimpangan pembangunan, perlakuan yang tidak merata diseluruh wilayah Papua. Wujud dari rasa protes ini direpresentasikan dengan adanya aksi demo diberbagai titik di Manokwari. Aksi demo yang dilakukan dengan aksi damai juga mendapat perlakuan yang tidak manusiawi oleh Aparat TNI dan Polri. Keadaan ini membuat masyarakat menjadi semakin ingin merdeka. Tanggapan masyarakat terhadap keberadaan organisasi Papua merdeka ialah masyarakat tidak merasa terganggu akan keberadaan organisasi Papua Merdeka bahkan masyarakat juga mendukung apa yang dilakukan oleh OPM. Keberadaan OPM juga tidak mengganggu ketertiban umum. Kata Kunci : Isu Papua Merdeka, Perilaku masyarakat di Papua Barat

Item Type: Experiment
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Program Pendidikan Sarjana > Ilmu Pemerintahan
Depositing User: Users 11 not found.
Date Deposited: 05 Mar 2018 07:38
Last Modified: 05 Mar 2018 07:38
URI: http://repo.apmd.ac.id/id/eprint/304

Actions (login required)

View Item View Item