Search for collections on STPMD APMD Repository

KOMUNIKASI PEMERINTAH KALURAHAN WIJIREJO DALAM MEREVITALISASI CAGAR BUDAYA MAKAM NYAI BRINTIK DAN MASJID SABILURROSYAD PADA MASYARAKAT

Korwa George, Jerliyando (2024) KOMUNIKASI PEMERINTAH KALURAHAN WIJIREJO DALAM MEREVITALISASI CAGAR BUDAYA MAKAM NYAI BRINTIK DAN MASJID SABILURROSYAD PADA MASYARAKAT. Sarjana thesis, Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa "APMD".

[img]
Preview
Text
JERLIYANDO GEORGE KORWA_21530040 (TIDAK LOLOS).pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Indonesia adalah negara yang memilikki kekayaan yang melinpah dari berbagai daerah terutama bangunan cagar budaya yang menjadi aset yang mahal. Bangunan cagar budaya Makam Nyai Brintik dan Masjid Sabilurrosyad sebagai bangunan yang memberi keuntungan bagi masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui proses sosialisasi revitalisai cagar budaya yang dilakukan oleh pemerintah Kalurahan Wijirejo pada masyarakat. Kedua mengetahui upaya komunikasi pemerintah Kalurahan wijirejo dalam melakukan sosialisasi kepada masayarakat. Selain itu juga untuk mengetahui kendala yang dialami oleh pemerintah Wijirejo dalam upaya sosialisasi kepada masyarakat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tujuan untuk menemukan fenomena atau peristiwa yang terjadi di lapangan. Informan dalam penelitian ini adalah pemerintah Kalurahan dan masyarakat. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah Kalurahan adalah dengan berupaya memperoleh kepercayaan dari masyarakat melalui cara mengenal kondisi masyarakat dan membangun hubungan melalui gotong royong bersama, kerja bakti,ritual kebudayaan dan keagamaan. Adapun upaya sosialisasi sebagai konsep untuk kegiatan komunikasi pemerintah Wijirejo dalam merevitalisasi cagar budaya Makam Nyai Brintik dan Masjid Sabilurrosyad adalah melalui beberapa bentuk komunikasi, yaitu komunikasi kelompok, komunikasi interpersonal dan komunikasi menggunakan media dan koomunikasi menggunakan media sosialyang dimana untuk menarik kepercayaan masyarakat sekaligus menjaga solidaritas antara pemerintah Wijirejo dan masyarakat. Namun upaya ini masih sedikit kurangnya partisipasi masyarakat di Kalurahan Wijirejo. Hal ini disebabkan karena hambatan yang terjadi dari komunikan yaitu masyarakat sendiri yang dimana tidak bisa hadir akibat manajemen waktu yang kurang tepat karena pekerjaan. Selain kondisi di atas ada juga beberapa kendala kurangnya keberpihakan anak-anak muda dalam mendukung sikap positif untuk merevitalisasi bangunan cagar budaya. Oleh karena itu saran dari penelitian ini adalah pemerintah Kalurahan Wijirejo membuat kegiatan semua unsur masyarakat untuk menjaga, melestarikan dan merevutalisasi bangunan cagar budaya. Sehingga komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dapat tetap terjaga. Kata Kunci: Sosialiasi, pemerintah Kalurahan, cagar budaya, masyarakat

Item Type: Skripsi dan Thesis (Sarjana)
Additional Information: 21530040 NILAI B
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Program Pendidikan Sarjana > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Mrs Wiji Astuti
Date Deposited: 05 Jan 2026 02:53
Last Modified: 05 Jan 2026 02:53
URI: http://repo.apmd.ac.id/id/eprint/3459

Actions (login required)

View Item View Item