Crisostomus Sado, John (2025) PELAKSANAAN RENCANA INDUK PEMBANGUNAN KEPARIWISATAAN DI KABUPATEN ENDE. Masters thesis, Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa STPMD "APMD".
|
Text
5 JOHN CHRYSOSTOMUS SADO_23610034 LOLOS.pdf Download (3MB) | Preview |
Abstract
Intisari Pelaksanaan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan di Kabupaten Ende didasarkan pada potensi alam, budaya, dan sejarah yang kaya, yang mampu menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Kabupaten Ende memiliki berbagai destinasi wisata unggulan seperti Danau Kelimutu dan situs budaya tradisional yang perlu dikembangkan secara terencana agar dapat meningkatkan perekonomian lokal melalui pengembangan sumber daya manusia, pengembangan industri, pengembangan destinasi, pengembangan promosi pasaran, dan pengembangan kelembagaan termuat dalam buku rencana induk pembangunan pariwisata (RIPPARDA). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan di Kabupaten Ende dilihat dari; pengembangan sumber daya manusia, pengembangan industri, pengembangan destinasi, pengembangan promosi pasaran, dan pengembangan kelembagaan Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik analisis data menggunakan teknik interpretatif. Berdasarkan analisis tersebut menemukan bahwa Pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Ende menunjukkan komitmen dan rencana strategis melalui pelatihan, pendidikan, dan kemitraan, namun tantangan kapasitas aparatur dan keberlanjutan program masih perlu diperkuat. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kompetensi masyarakat dan aparatur agar dapat mengelola potensi pariwisata secara berkelanjutan dan efektif. Pengembangan industri pariwisata di Kabupaten Ende telah dilakukan melalui peningkatan fasilitas dan promosi berbasis budaya lokal, namun masih menghadapi kendala infrastruktur, sumber daya manusia, serta kurangnya inovasi dan pemasaran internasional. Pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Ende berhasil memperkuat potensi unik melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan swasta, serta fokus pada pelestarian budaya dan keberlanjutan lingkungan. Meskipun menghadapi tantangan akses dan infrastruktur, pengelolaan yang terintegrasi dan berkelanjutan tetap menjadi prioritas untuk meningkatkan kualitas pengalaman dan daya saing wisata. Strategi promosi pariwisata Kabupaten Ende masih perlu diperkuat melalui sistem digital yang terintegrasi dan peningkatan partisipasi masyarakat. Kendala utama meliputi minimnya pengikut media sosial dan belum adanya website resmi, yang menghambat akses informasi dan promosi yang efektif. Pengembangan kelembagaan kepariwisataan melalui legalisasi desa wisata dan pokdarwis mendukung pengelolaan yang berkelanjutan dan terorganisasi. Dukungan pemerintah dalam proses legalisasi ini penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan wisatawan terhadap potensi pariwisata daerah. Kata Kunci: RIPPARDA, Pengembangan, dan Pariwisata
| Item Type: | Skripsi dan Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | 23610034 |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure |
| Depositing User: | Mr Bowo Indrianto |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 03:14 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 03:14 |
| URI: | http://repo.apmd.ac.id/id/eprint/3480 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
