Wibowo, Indra (2025) KOMPARASI MANAJEMEN STRATEGI PENGHAPUSAN KEMISKINAN EKSTREM DI INDONESIA (Studi Kasus Ganda di Kabupaten Kulon Progo Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kabupaten Kotawaringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah). Masters thesis, Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa STPMD "APMD".
|
Text
INDRA WIBOWO_23610055 LOLOS.pdf Download (6MB) | Preview |
Abstract
INTISARI Pemerintah menargetkan penghapusan kemiskinan ekstrem hingga mencapai nol persen pada tahun 2024, sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2022. Menindaklanjuti amanat tersebut, setiap pemerintah daerah diinstruksikan untuk menyusun dan melaksanakan berbagai strategi percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di wilayah masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan manajemen strategi dalam penghapusan kemiskinan ekstrem di tingkat daerah, dengan studi kasus ganda di Kabupaten Kulon Progo di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kabupaten Kotawaringin Barat di Provinsi Kalimantan Tengah. Kerangka analisis penelitian ini mengacu pada konsep formulasi strategi dari Fred R. David dan Forest R. David (2017), serta konsep implementasi dan evaluasi strategi yang dikembangkan oleh Wheelen dan Hunger (2003). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang meliputi wawancara mendalam, studi dokumen, serta observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam tahap formulasi strategi, pernyataan visi dan misi mencerminkan komitmen pimpinan daerah dalam penghapusan kemiskinan ekstrem. Faktor eksternal seperti kondisi ekonomi, sosial, budaya, demografi, lingkungan, serta aspek politik, hukum, dan pemerintahan berpengaruh terhadap perencanaan strategi. Secara internal, perencanaan masih menghadapi kendala berupa data warga miskin ekstrem yang belum valid dan belum terpadunya program serta kegiatan antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Analisis dan pemilihan strategi masih lemah akibat belum validnya data, kurangnya integrasi program, lemahnya strategi peningkatan pendapatan, dan rendahnya akses pendidikan. Dalam implementasi strategi, kedua pemerintah daerah telah menjalankan program pengurangan beban pengeluaran dan pengurangan kantong-kantong kemiskinan, namun upaya peningkatan pendapatan masyarakat belum maksimal. Pengalokasian anggaran untuk penghapusan kemiskinan ekstrem sudah dilakukan. Dalam pelaksanaan prosedur, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mempermudah administrasi program RTLH, sedangkan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat memperluas cakupan pembangunan rumah baru. xxi Evaluasi strategi menunjukkan bahwa proses verifikasi dan validasi data masih belum optimal, perencanaan program masih lemah, dan penurunan angka kemiskinan ekstrem terjadi setiap tahun meskipun tidak signifikan. Namun demikian, kedua pemerintah daerah telah melakukan tindak lanjut perbaikan melalui perbaikan data, penyempurnaan program, dan pengembangan inovasi daerah. Kata kunci : Komparasi, manajemen strategi, kemiskinan ekstrem
| Item Type: | Skripsi dan Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | 23610055 |
| Subjects: | H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform |
| Divisions: | Program Pendidikan Sarjana > Ilmu Pemerintahan |
| Depositing User: | Mr Bowo Indrianto |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 03:57 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 03:57 |
| URI: | http://repo.apmd.ac.id/id/eprint/3493 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
