Titit, Jozerizal Aritd Hanief (2025) Fasilitasi Pemerintah Kalurahan dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Studi di Padukuhan Jambean Kalurahan Triwidadi Kapanewon Pajangan Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta). Sarjana thesis, Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa STPMD "APMD".
|
Text
JOZERIZAL ARITD HANIEF TITIT_21520065_lolos.pdf Download (4MB) | Preview |
Abstract
INTISARI Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2008, dimana pembagian Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang semula berdasarkan aset bersih atau omzet kini beralih ke modal usaha atau hasil penjualan tahunan, sekaligus memberikan kemudahan dalam perizinan, pembiayaan, kemitraan, serta pengadaan barang/jasa pemerintah untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif. Namun dalam implementasinya di Padukuhan Jambean, Kalurahan Triwidadi, UMKM sebagai bentuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah mandiri masih menghadapi berbagai kendala seperti sarana yang sederhana, pemasaran terbatas, dan minimnya pendampingan pemerintah, meskipun UU Desa No. 3 Tahun 2024 telah menjadi landasan hukum yang kuat bagi pemerintah desa untuk menjalankan empat fungsi utamanya penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat serta menyediakan dukungan dana desa dan fasilitas pemerintah yang seharusnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat termasuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah berbasis keluarga. Realitas di lapangan justru menunjukkan bahwa kapasitas pemerintah kalurahan masih perlu ditingkatkan secara signifikan untuk mengatasi berbagai keterbatasan akses dan pendampingan, sehingga penelitian ini secara khusus mengkaji kapasitas Pemerintah Kalurahan Triwidadi dalam pengembangan UMKM di Padukuhan Jambean, Kabupaten Bantul, DIY guna menemukan solusi yang tepat dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan eksploratif merupakan proses eksplorasi dengan memahami perilaku individu maupun kelompok dan menggambarkan masalah sosial atau masalah kemanusiaan Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kalurahan Triwidadi memiliki yang cukup baik dalam memfasilitasi UMKM melalui program seperti pendataan, pelatihan, pembentukan kelompok usaha, dan penyediaan stand promosi, serta didukung oleh program Desa Prima, Desa Premer, dan kerja sama antar lembaga. Namun, efektivitasnya belum optimal karena belum menjangkau seluruh pelaku UMKM, lemahnya sistem pendataan, rendahnya literasi digital, dan pendekatan yang masih administratif. Selain itu, kendala seperti distribusi informasi yang tidak merata, komunikasi satu arah, dan minimnya partisipasi warga memperlebar ketimpangan dalam program pengembangan ekonomi. Kata Kunci: UMKM, Fasilitasi , Pemerintah Kalurahan, Pengembangan.
| Item Type: | Skripsi dan Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 21520065 |
| Subjects: | H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform |
| Divisions: | Program Pendidikan Sarjana > Ilmu Pemerintahan |
| Depositing User: | Mr Rendi Yogi |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 05:54 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 05:54 |
| URI: | http://repo.apmd.ac.id/id/eprint/3516 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
