Search for collections on STPMD APMD Repository

Perlindungan Warga Melalui Program Satu Rumah Satu Sarjan(Studi di Desa Ponggok Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten Jawa Tengah)

VIANI ASRI, MARIA (2025) Perlindungan Warga Melalui Program Satu Rumah Satu Sarjan(Studi di Desa Ponggok Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten Jawa Tengah). Sarjana thesis, Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa STPMD "APMD".

[img]
Preview
Text
MARIA VIANI ASRI_21520004 -lolos.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

INTISARI Pendidikan merupakan salah satu elemen yang sangat penting dalam meningkatkan Sumber Daya manusia. Sehingga Salah satu tantangan yang selalu dihadapi warga terlebih khususnya warga pedesaan Sekarang ini adalah Pendidikan. Seperti halnya yang terjadi di desa ponggok, kecamatan Polanharjo, kabupaten klaten, jawa tengah, mengeluarkan program satu rumah satu sarjana dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian warga dengan meningkatkan mutu sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi. Program ini memberikan beasiswa kepada pemuda Desa Ponggok yang sedang kuliah, dengan harapan setiap keluarga memiliki minimal satu anggota keluarga bergelar sarjana. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Perlindungan Warga melalui Program Satu Rumah Satu Sarjana, Serta apa saja Faktor – faktor yang mendukung dan menghambat program ini? Penelitian ini menggunakan metode Penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Subyek dari penelitian ini adalah pemerintah desa ponggok, pengelolah BUMDes Tirta mandiri, Mahasiswa penerima beasiswa dan masyarakat yang mengetahui program ini. Objek penelitian yaitu Perlindungan Warga melalui Program Satu Rumah Satu Sarjana di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. teknik analisis data yaitu dengan pengumpulan data, reduksi data dan penyajian data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Perlindungan Warga melalui program satu rumah satu sarjana sudah maksimal. Meskipun ada beberapa mahasiswa penerima beasiswa kurang terlibat dalam kegiatan- kegiatan yang ada di desa. Tetapi Mahasiswa diwajibkan untuk aktif dalam kegiatan digital marketing melalui program PONGKRE (Ponggok Kreatif), dengan mengunggah konten ke media sosial sebagai syarat pencairan dana beasiswa. Program ini telah memotivasi masyarakat untuk melanjutkan Pendidikan tinggi, serta memberikan dampak kepada anak mudah desa ponggok yaitu memiliki SDM yang berkualitas dan mampu mengelolah sumber daya alam yang ada di desa ponggok dengan baik. Dengan demikian meskipun masih banyak anak muda yang tidak melanjutkan Pendidikan tinggi, pemerintah Desa memberikan pelatihan sesuai dengan basik atau bakat dari setiap anak muda atau masyarakat. Adapun faktor pendukung dan penghambat dalam program satu rumah satu sarjana. Kata Kunci : Perlindungan Warga, Pemerintah Desa, Pendidikan

Item Type: Skripsi dan Thesis (Sarjana)
Additional Information: 21520004
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Program Pendidikan Sarjana > Ilmu Pemerintahan
Depositing User: Mr Rendi Yogi
Date Deposited: 21 Jan 2026 02:53
Last Modified: 21 Jan 2026 02:53
URI: http://repo.apmd.ac.id/id/eprint/3518

Actions (login required)

View Item View Item