Search for collections on STPMD APMD Repository

PERSEPSI PELAJAR TENTANG SEKS BEBAS DIKALANGAN REMAJA (di SMK Nasional Bantul, Daerah Istimwa Yogyakarta

ROZALIA, ROZALIA (2018) PERSEPSI PELAJAR TENTANG SEKS BEBAS DIKALANGAN REMAJA (di SMK Nasional Bantul, Daerah Istimwa Yogyakarta. [Experiment]

[img] Text
SKRIPSI ROZALIA 2.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penyebab seks bebas sendiri Menurut K.Kartono,(2005:196) Disebabkan kerena disharmoni dalam kehidupan psikis dan disorganisasi serta disintegrasi dari kehidupan keluarga. Kota-kota besar seperti Yogyakarta banyak sekali pemberitaan mengenai perilaku remaja yang berisiko melakukan hubungan seks pranikah. Perilaku seks bebas pada remaja dari tahun ketahun semakin meningkat, hal tersebut disebabkan adanya kecenderungan remaja sekarang yang lebih berani untuk melakukan perilaku yang beresiko yang tentu saja dapat merusak atau mengancam kesehatannya. Dewasa ini banyak remaja yang menikah dini dikarenakan kehamilan yang tidak dikehendaki karena perilaku seks bebas yang dianutnya dan pergaulan yang melampaui batas. Sehingga remaja putri hamil diluar nikah. Kasus semacam ini banyak terjadi di kota-kota besar khususnya di Yogyakarta. Banyak kasus Kehamilan Tidak Dikehendaki (KTD) menimpa remaja di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mereka mengalami KTD di bawah usia ideal untuk hamil dan menikah menurut ketentuan hukum dan standar kesehatan. Hal tersebut terpapar dalam data yang dihimpun Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) DIY tiga tahun lalu. Sebanyak 82 remaja berusia di bawah 18 tahun, atau 17 persen dari total 460 remaja melakukan konseling KTD. Ditinjau dari tingkat pendidikan, sebagian dari mereka (24 persen) masih berstatus Pelajar, yaitu SMP dan SMA (Cahyo,R., 2010). Berdasarkan uraian tersebut, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “ Persepsi Pelajar Tentang Seks Bebas Di Kalangan Remaja” (Studi Kasus Di SMK Nasional Bantul , Kecamatan Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta), Di kota Yogyakarta sendiri, banyak kasus aborsi dilakukan dan setiap tahunnya meningkat diakibatkan karena pergaulan sebagian remaja Yogya tidak sehat atau terlalu bebas. Berdasarkan data konseling PKBI DIY tahun 2017 sampai 2018, banyak sekali terjadi Kehamilan Tidak Dikehendaki (KTD) pada remaja di kota Yogyakarta ini, tercatat 460 kasus kehamilan yang menimpa anak usia remaja karena seks bebas. Dinas Kesehatan Kab. Bantul mencatat ada 1.078 remaja usia sekolah di Bantul yang melakukan persalinan. Dari jumlah tersebut 976 di antaranya hamil di luar pernikahan, kasus tersebut terjadi salah satunya karena kurangnya perhatian atau pengawasan dari orangtuanya.

Item Type: Experiment
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
H Social Sciences > H Social Sciences (General)
L Education > L Education (General)
Divisions: Program Pendidikan Sarjana > Ilmu Pembangunan Sosial / Sosiatri
Depositing User: Mr okie fajaruddin
Date Deposited: 04 Feb 2019 04:37
Last Modified: 04 Feb 2019 04:37
URI: http://repo.apmd.ac.id/id/eprint/521

Actions (login required)

View Item View Item