Search for collections on STPMD APMD Repository

PENGAWASAN BARANG ILEGAL DARI NEGARA LAIN DI DAERAH PERBATASAN KABUPATEN SINTANG

FIRDAUS RINALDI, FIRDAUS (2018) PENGAWASAN BARANG ILEGAL DARI NEGARA LAIN DI DAERAH PERBATASAN KABUPATEN SINTANG. [Experiment]

[img] Text
SKRIPSI_FIRDAUS RINALDI_NIM.13520129 2.pdf

Download (722kB)

Abstract

Kawasan perbatasan merupakan daerah terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, yang merupakan dinding pembatas yang seharusnya sebagai cerminan perkembangan serta kemajuan sebuah negara, sehingga seharusnya wilayah yang ada di batas negara memiliki perhatian khusus dari negara dan pemerintah, tetapi realitanya kawasan perbatasan saat ini masih mengalami ketertinggalan dalam segi perekonomian, sosial, pendidikan, kesehatan, keamanan serta masalah dalam pelayanan publik yang disertai infrastruktur yang masih tergolong kurang baik, sehingga di sini pemerintah berperan penting dalam menangani masalah-masalah yang ada di daerah perbatasan. Salah satu masalah yang dihadapi adalah banyaknya penyelundupan barang ilegal dari negara tetangga di daerah perbatasan Kabupaten Sintang. Sehingga peran pengawasan dari instansi terkait perbatasan sangat penting dilakukan di wilayah perbatasan dalam mengatasi masuknya barang ilegal karena hal itulah Penulis tertarik untuk memfokuskan penelitian ini dengan judul pengawasan barang ilegal dari negara lain di daerah perbatasan kabupaten Sintang sedangkan yang dikaji dalam rumusan masalah adalah bagaimana pelaksanaan pengawasan BPP terhadap masuknya barang illegal dari Negara lain di daerah perbatasan Kabupaten Sintang? Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan metode purposive sempling dimana teknik mengambil sempel berdasarkan narasumber yang benarbenar di anggap tau tentang masalah yang di ambil penulis, tahapan penelitian melalui observasi, Depth interview, dan dokumentasi. Informan yang memberikan informasi kepada peneliti berjumlah 16 orang tediri dari Dinas-dinas terkait mengenai pengawasan barang ilegal, pihak kemanan di bagian perbatasan, penjual barang ilegal, dan masyarakat perbatasan, dilakukan dengan metode deph interview semua informan. Pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah daerah Kabupaten Sintang sudah dilakukan dengan banyak cara pengawasan yaitu yang pertama pengawasan preventif bentuk pengawasan sebelum terjadinya masalah atau masuknya barang ilegal yang dilakukan berupa sosialisasi pencegahan masuknya barang ilegal, kemudian dilanjutkan dengan pengawasan intern pengawasan yang dilakukan dengan pengawasan secara langsung oleh instansi yang memiliki hubungan dengan masalah barang ilegal dengan melakukan patroli, ketika pengawasan intern dirasa kurang cukup untuk meminimalisasi masalah, di bantu pengawasan ekstern yang dilakukan oleh intansi di luar masalah masuknya barang illegal, ketika masih di rasa kurang maka dilanjutkan ke pengawasan Represif dimana dilakukan penindakan terhadap masalah barang ilegal yang masuk.

Item Type: Experiment
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
J Political Science > JS Local government Municipal government
K Law > K Law (General)
Divisions: Program Pendidikan Sarjana > Ilmu Pemerintahan
Depositing User: Mr okie fajaruddin
Date Deposited: 04 Feb 2019 04:15
Last Modified: 04 Feb 2019 04:15
URI: http://repo.apmd.ac.id/id/eprint/565

Actions (login required)

View Item View Item